Fotosintesis itu mudah…..(tokohku, reaksiku)

ANTARA TOKOH DAN FOTOSINTESIS

Tokoh penguji proses fotosintesis

    Ingenhousz (1799)

Merupakan sarjana yang membuktikan bahwa dalam fotosintesis menghasilkan gas oksigen yang dilepaskan ke alam.

Pengujian dengan menggunakan tanaman air Hydrilla verticillata didalam gelas kimia yang ditutupi dengan corong kaca. Apabila terkena sinar matahari maka akan timbul gelembung-gelembung udara.

Bagaimana cara kita untuk mengetahui bahwa gelembung itu adalah oksigen ?

    Engelman (1822)

Membuktikan bahwa klorofil sangat diperlukan dalam proses fotosintesis. Bagaimana pengujiannya, yaitu dengan menggunakan ganggang hijau Spirogyra sp yang memiliki kloroplas berbentuk spiral, akan didekati bakteri aerob apabila kloroplas terkena sinar matahari.

    Sachs (1860)

Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan karbohidrat amilum. Pengujiannya adalah dengan menutup sebagian daun dengan alumonium foil, kemudian merebus daun yang terkena sinar matahari dan melarutkan pada alkohol. Setelah itu di rendam dalam yodium dan didapatkan bahwa daun yang berfotosintesis akan berwarna hitam dan yang tidak berwarna putih.

    Ruben dan Kamen (1941)

Membuktikan bahwa gas oksigen yang dilepaskan

merupakan hasil dari pemecahan senyawa air.

Reaksi fotosintesis

Fotosintesis merupakan reaksi yang terjadi didalam jaringan parenkim palisade pada daun. Reaksinya adalah :

reaksi I pada Grana (reaksi terang) =

H2O ————> H + O2

(Oksigen dilepaskan ke lingkungan)

reaksi ini menggunakan energi dari sinar matahari.

reaksi II pada Stroma (reaksi gelap) =

H + CO2 ————> C6H12O6

(amilum/ glukosa disebarkan ke seluruh tubuh tumbuhan)

reaksi ini menggunakan energi

yang dihasilkan oleh metabolisme tubuh tumbuhan dalam bentuk ATP

<<<<<<<<<>>>>>>>>>

sehingga reaksi totalnya adalah =

reaksi I pada Grana

6H2O————-> 12H + O2

reaksi II pada Stroma

12H + 6CO2 ———-> C6H12O6

——————————————-+

reaksi total jar. Parenkim Palisade

6H2O + 6CO2 ——-> 6O2 + C6H12O6

Rekasi tersebut membutuhkan energi dari sinar matahari dan klorofil.

=====================================

Faktor yang mempengaruhi adalah :

    volume penyerapan air (H2O)

    volume CO2 yang diserap dari udara

    intensitas sinar matahari

    Jumlah klorofil pada daun

======================================

1 Komentar

  1. thanks for this information.
    it helps me so much.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s