Organ-organ pada tumbuhan, apa saja …….ya? Tahukah kamu….Pasti.

Akar

Akar pada tumbuhan

merupakan bagian paling bawah yang umumnya di dalam tanah

dan dengan fungsi tertentu.

Tidak semua tanaman memiliki akar,

tumbuhan tingkat rendah tidak memiliki akar (lumut, jamur, alga).

77777777777777777777777777777

 fungsi akar

Akar pada tumbuhan memiliki fungsi umum untuk :

A.      Menguatkan batang tanaman

B.      Menegakkan tanaman

C.      Menyerap air dan garam mineral baik dari pupuk atau dari tanah.

Fungsi khusus akar adalah sebagai akar napas, kar banir, akar gantung, akar tiang, akar panjat, akar hisap

 sifat-sifat akar

Sifat akar adalah :

              i.      Tersusun oleh jaringan hidup yang terus tumbuh

            ii.      Tidak dijumpai buku-buku atau ruas

         iii.      Berwarna pucat dan tidak berklorofil

Bagian-bagian akar

Akar terbagi menjadi bagian ujung akar, batang akar dan pangkal akar. Pada batang akar terdapa daerah pembelahan dan pemanjangan. Ujung akar dilindungi oleh jaringan meristem yaitu kaliptra atau tudung akar, berfungsi untuk melindungi pada saat akar menemabus tanah.

Struktur akar

Akar tersusun oleh jaringan epidermis, kortek, endodrermis dan stele (silinder pusat). Epidermis merupakan lapisan pada akar yang paling luar, tersusun oleh selapis sel hidup dengan dingding tipis.

Korteks, merupakan lapisan pertama akar yang tersusun oleh jaringan parenkim dengan sel-sel yang relative besar, sehingga banyak ruang untuk meyimpan cadangan amkanan, air atau udara

Endodermis, merupakan lapisan yang terdapat antara korteks dan silinder pusat. Bagian tersebut terdiri dari selapis sel yangberfungsi sebagai pengatur masuknya air dan garam mineral ke pembuluh kayu (xilem). Keempat sel endodermis yang tegak lurus dengan silinder pusat mengalami penebalan zat gabus, sehingga air tidak masuk langsung ke silinder pusat, akan tetapi menuju plasma sel endodermis yang bersifat semipermeabel. Air yang terdapat di endodermis diteruskan ke silinder pusat melalui sel peresap (sel penerus), sel peresap ini berhadapan dengan pembuluh kayu, sehingga perjalanan air menuju stele menjadi cepat.

Silinder pusat, merupakan jaaringan yqngterletak disebelah dalam endodermis. Didalamnya terddapat jaringan pengangkut.

Sistem perakaran

Sistem perakaran pada tumbuahn meliputi dua jenis, akar tunggang dan akar serabut. Sistem akar tunggang terdapat pada tumbuhan dikotil dan tumbuhan biji terbuka, sedangkan akar serabut pada tumbuhan monokotil.

Iklan

tumbuhan ….(b)

2.      Jaringan Tumbuhan Berdasarkan Sel Penyusunnya

A.     Jaringan Epidermis, Adalah Jaringan Yang Menutupi Seluruh Permukaan Tubuh Tumbuhan. Ciri-Ciri Jaringan Epidermis Adalah Letak Selnya Rapat, Selnya Hidup, Tidak Berklorofil, Tidak Dapat Ditembus Air, Dan Dapat Ditembus Udara. Modifikasi Jaringan Epidermis Meliputi Stomata, Bulu Daun (Trikoma), Bulu Akar

Fungsi jaringan epidermis adalah :

*      sebagai pelindung

*      tempat masuknya air dan mineral

*       tempat keluar masuknya udara

*       transpirasi di daun

 

ccccccccccccccccccccccccccccccc

 

B.     Jaringan parenkim (dasar), adalah jaringan yang menempati di berbagai jaringan atau organ tumbuhan. Ciri-ciri jaringan parenkim adalah selnya hidup, dinding selnya tipis, letak selnya tidak rapat, ukuran selnya bebas. 

Jaringan parenkim meliputi korteks, pada akar dan batang

Klorenkim, jaringan yang mengandung klorofil misal pada batang kaktus, mesofil, jaringan parenkim pada daun untuk fotosintesis, yaitu parenkim palisade dan parenkim spons.

Fungsi jaringan parenkim adalah

· parenkim pada daun untuk fotosintesis

· untuk transportasi ekstravaskuler

· tempat menyimpan cadangan makanan

”””””””””””””’+++++++++++””””””””””””’

C.      Jaringan penyokong/ penunjang, adalah jaringan yang berfungsi untuk menyokong dan mengokohkan tubuh tumbuhan.

Jaringan penyokong meliputi, jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.

I.      Jaringan kolenkim, adalah jaringan yang mengalami penebalan  selulosa pada bagian sisi sudut sel. Merupakan sel hidup yang berfungsi untuk mengokohkan batang muda

Ii.   Jaringan sklerenkim, adalah jaringan yang mengalami penebalan selulosa pada seluruh bagian sel, sehingga merupakan sel mati. Jaringan ini terdapat pada permukaan batang.

D.     Jaringan gabus, adalah jaringan yang terbetuk oleh aktifitas kambium gabus pada tumbuhan dikotil, dengan fungsi melidungi jaringan dari kehilangan air yang terlalu banyak. Jaringan gabus kedalam membentuk feloderm (hidup) dan ke luar membentuk felem (mati).

E.      Jaringan pengangkutan (transportasi), adalah jaringan yang berfungsi untuk mengangkut air, mineral ,maupun makanan. Jaringan ini meliputi floem dan xilem.

 Floem (tapis), ciri dari jaringan ini adalah sel hidup yang tidak berinti, berdinding selulosa, sekatnya berpori. Jaringan ini berfungsi sebagai alat transportasi zat organik hasil fotosinteissi daun.

             Xilem (kayu), jaringan xylem terdiri oleh tracheid dan trachea yang memiliki ciri selnya mati berdinding lignin

Floem dan xilem bersama-sama membentuk berkas pembuluh angkut, dengan tipe-tipe berkas meliputi :

· konsentris

– amfivasal, apabila xilem mengleilingi floem

– amfikribal, apabila floem mengelilingi xilem

      ·kolateral

– kolateral terbuka, apabila floem dan xilem dibatasi oleh kambium dan tersusun     teratur pada dikotil

– kolateral tertutup, apabila floem dan xilem tanpa ada kambium dan tersusun acak pada monokotil

– bikolateral, apabila xilem diapit oleh floem, terdapat pada akar dikotil

– radila, apabila letak xilem dan floem berselang-seling pada akar monokotil